Pencerahan



Aku "meninggalkan" blog ini untuk beberapa hari lalu, bukan untuk pergi tak kembali, namun aku pergi untuk membangun blog baru yang kuikutkan lomba blog di sekolahku. Bersama dua orang temanku yang setia ini kutanam pondasi-pondasinya sampai akhirya menjadi sebuah "rumah" yang layak dihuni. Meskipun masih banyak bagian yang perlu pembenahan, tapi cukup puas dengan hasil kerja kami ini.
Dari laptop yang selalu online di laboratorium bahasa, dari kawan-kawanku, dan tentu dari Bu Ajeng, banyak kudapatkan pelajaran yang selama ini tak pernah mampir di otakku.

Ini tentang cara kita meraih sebuah cita-cita. "Kita harus berani membayar apa yang kita inginkan" bagitulah kata-kata Bu Ajeng yang langsung masuk ke telingaku, melewati saraf-saraf pendengaran dan langsung tersimpan ke database otakku.
Itulah kawan, singkat saja, tak ada salahnya kita bercita-cita, namun seberapa berani kita "membayar" cita-cita kita itu? Lakukan sesuatu.

Lihat juga disini

Latest Post
12 Juni 2009

Award dan Pe-eR


Award dan Pe-eR

Seminggu sudah kuperas otakku untuk mencetak nilai yang ideal di Ujian Semester kali ini, huh..tak apa, aku tidak berubah menjadi orang lain. Aku tetap wahyu.
Selesai ujian aku kembali ke dunia maya lagi, kembali ke alamku. he..he..Dan saat kubuka Blog ini ada "tantangan" atau tepatnya Pe-eR dari Om Eko di tipspack.
Dan Pe-eR sudah rampung kukerjakan setelah contek sana-sini.Dan selanjutnya aku akan memberikan award ini pada 4 Kawan Blogger.



Empat nama yang biasa digunakan temanku untuk memanggil aku:

1. Mawa (itu nama waktu aku masih SD, kepanjangannya: Mas Wahyu, terkesan dibuat-buat ya?)
2. Ade' (selalu kudapat di tempat yang baru kutempati)
3. Senthot (diberi teman-temanku di kampung)
4. Jibow (yang ini nama yang biasa kupakai dikota, pemberian seorang kawan di pondok)


Empat tanggal yang paling penting bagiku:

1. Tanggal 1 Ramadhan (Mulai Mengumpulkan uang)
2. Tanggal Idul Fitri (Banyak makanan)
3. Tanggal Ultah Ortu (bohong !!)
4. Tanggal aku dilahirin


Empat hal yang kulakukan dalam 30 menit terakhir :

1. Beli es di warungnya Pak Budi
2. Menanti kosongnya bilik warnet
3. Menelusuri dunia internet
4. Menyapa adik kelas yang cantik-cantik


Empat hal yang bisa membuatku senang :

1. Pulang ke rumah tersayang
2. Ada jam kosong di kelas
3. Jalan-jalan sendirian
4. Dipanggil "cakep"


Empat orang yang kurindukan dari masa laluku :

1. Kakak tercinta
2. Teman MTs
3. Mantan calon pacar
4. Teman SD


Empat hadiah yang ku inginkan

1. Kasih sayang tuhan dan orang tua
2. Jalan-jalan ke eropa
3. Teman
4. Uang yang banyak


Empat hobiku :

1. Nge-BLog
2. Dnger musik
3. Jalan-jalan
4. Menunggu pagi


Empat tempat yang ingin ku kunjungi :

1. Surga
2. Masa depan
3. Masa lalu
4. Mt. Everest

Minuman favoritku :

1. Es Krim cokelat
2. Es Kelapa muda
3. Kopi
4. Air putih

Empat benda yang selalu ada di tasku :

1. Kertas
2. Buku
3. Pulpen
4. Sampah

Warna Favoritku :

1. Hitam
2. Hijau
3. Putih
4. Ungu

Empat tempat paling kusuka buat jalan-jalan :

1. Pasar pahing Kediri (banyak makanan)
2. Jalan Dhoho Kediri (banyak pemudi)
3. Stadion Brawijaya
4. Hutan

Empat orang yang paling kucintai

1. Ibuku
2. Ayahku
3. Kakak-kakakku
4. Jodohku kelak (ckckck... sapa ya?)

Empan aktor asia yang paling keren :

1. Dedi Mizwar
2. Tukul Arwana
3. Vino Sebastian
4. Pokoknya yang Indonesia


Empat barang yang paling penting :

1. Sabun
2. Sikat Gigi
3. Pasta Gigi
4. Pulpen

Empat lagu favorit

1. We Will not go down (Michael Heart)
2. Senyumanmu (Letto)
3. I Love You Bibeh (The Changcuters)
4. What I've Done (Linkin Park)

Empat peristiwa yang tak akan kulupakan :
1. Waktu di beliin sepeda
2. Waktu tertabrak mobil (Masih SD)
3. Saat tanganku retak (MTs dulu)
4. Nonton Persik sama kakak


Empat hal yang sering kulakukan saat kecil dulu:

1. Nangis gara-gara minta di beliin mainan
2. Nangis gara-gara ditinggal ibu belanja
3. Berantem ma tmen (aku lempar batu)
4. Nangis gara-gara dilarang mandi di sungai

Itu tadi Pe-eR yang sudah rampung dan kuserahkan pada Om Eko.
Dan Aku akan menganugerahkan award ini untuk 4 kawan blogger di bawah ini :

1. Wahyudi N.H di http://kucingbunted.blogspot.com/
2. Om Jagur di http://www.meriam-sijagur.com/
3. RIP666 di http://ripmaggots.blogspot.com/
4. Om Wiyono di http://tipsdirektur.blogspot.com/

Untuk kawan blogger di atas silakan diambil awardnya dan kasih komentar disini, Terimakasih.



11 Juni 2009

Memaknai Bumi


Memaknai Bumi

Diatas bukit yang menyerupai lukisan
Kabut bagaikan dinding tebal
Yang menopang udara, musim menjadi tangga
Antara yang sementara dengan yang kekal
Yang nampak terlihat dengan yang tdak terlihat

Pohon-pohon berbaris melingkari danau
Seperti deretan usiaku yang risau
Menjelma burung-burung kecil, kecipak-kecipak air
Jalan setapak yang terus mengalir. Semakin ke tenggara
Rumput-rumput basah menghamparkan kata-kata

Kumaknai setiap butir embun yang melepuh
Di tubuh daun. Kumaknai jejak-jejakku yang sunyi
Kenangan-kenanganku yang kehilangan puisi
Ketika memberi atau menerima, ikhlas atau terpaksa
Menjadi tidak jelas lagi batasannya diantara kita

Di sawah-sawah yang menyerupai tapestri
Gerimis bagaikan jalinan benang emas
Yang mengurung senja.
Kesedihanku memaknai tanah
Tanah air kita yang terbelah.
Kepedihanku memaknai bumi
Bumi percintaan kita yang tinggal onggokan sampah.

Acep Zamzam Noor

3 Juni 2009

Makhluk dari Hutan


Makhluk dari Hutan


Cerita ini bermula saat suatu hari aku dan teman-temanku ikut bimbingan belajar gratis di sebuah Lembaga Bimbingan Belajar di Kota Kediri. Kami berangkat dari sekolah dengan naik sepeda motor. Ngeeng...wuz..membelah keramaian jalan kota, Ngebut. Dan seolah-olah the changcuters ikut mengiringi keberangkatan kami. Gila-gilaan bersama teman-teman, gila-gilaan di akhir pekan. Gila-gilaan, gila-gilaan, gila-gilaan.
Sampai di tempat les kami langsung masuk dan ikut les dengan hati riang gembira. setelah satu jam setengah, les usai dan kami sholat di musholla yang ada disana. Aku telah usai sholat saat beberapa temanku baru masuk Musholla, kutaruh tas dan duduk-duduk di depan ruang pengajar yang letaknya bersebelahan dengan Musholla tadi. Kurasakan mulutku kering dan kerongkonganku seperti baru dijemur, lalu aku tengok kanan-kiri mencari teman yang kira-kira membawa air minum (maklum, orang miskin. Eh, memang tuhan sayang aku, kulihat ada dispenser tak jauh dariku. Langsung kuperiksa apakah ada label harganya atau tidak, aku khawatir kalau nanti etelah minum disuruh membayar. Setelah memastikan bersih dari label rupiah, langsung saja kuambil gelas di atas dispenser itu dan menaruhnya di bawah tempatnya air keluar yang warna biru. Lalu dengan cekatan kutekan tombolnya, tapi kok tidak keluar air? lalu ganti kuputar tombol tadi. Tetap tidak keluar airnya. Aku mulai gugup, apalagi setelah tahu ada seorang pengajar yang memperhatikanku. Beberapa kali kucoba namun tak juga ada air yang menetes,Pak pengajar itupun semakin memperhatikan aku. Dan karena gugup bercampur rasa tak ingin disebut sebagai orang kuno atau makhluk dari hutan yang tak bisa mengeluarkan air dari dispenser, akhirnya kuputuskan untuk berpura-pura minum air di gelas itu. Jakunkupun kubuat seolah-olah sedang minum, "hebat bukan main aktingku" fikirku dalam hati. Namun tanpa kuduga Bapak pengajar tadi malah menghampiri aku dan berkata : "begini lho mas caranya, gelas ditaruh, tombol ditarik". Ups, ternyata Bapak ini tahu kalau aku tadi hanya berpura-pura minum. Muka ini rasanya ingin lepas dari kepalaku, malu bukan main.
Itulah ceritaku kawan, Sekedar saran buatmu yang masih malu-malu bertanya. hilangkan rasa itu agar tak sesat di dispenser, sebelum terjadi hal yang lebih memalukan padamu. Ingat! malu bertanya sesat di dispenser. He..He.. :)



Apakah kawan pernah mengalami hal-hal yang lucu? ya sudah, kalau yang memalukan? kok diam? Hey jawab!
ya sudah kalau memang tidak mau cerita, biar aku yang ambil giliran. Sebelumnya tolong siapkan kopi dan makanannya.

Entri Populer

+

Blogger templates

Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German Spain Italian Dutch