Langsung ke konten utama

Postingan

Award dari Dheril

Ah, berdosa rasanya telat memasang award dari dheril ini. Dari sahabat seperjuangan di medan tempur pendidikan. Award ini membangkitkan lagi semangat menulis saya yang akhir-akhir ini menurun. terimakasih ya.. 1. Coretan-Coretan di Blog 2. Laddida's Blog 3. Ocha's Blog 4. Saidi's Page 5. Belajar Ngeblog 6. Sun's ngeblog 8. Candy Girl 9. DDN 10. Pertempuran Hati Nah. ini. yang dapet harus ngasih award juga ke 10 teman lainnya...Hadu siapa ya? belum lama ngeblog sih, jadi teman-teman di bawah ini yang dapat awardsnya.. : 1. mbak indri 2. Om wilyo 3. weadiary 4. bu reni 5. mas andy 6. kotak 7. mas awal sholeh 8. rip666 9. tipspack 10. ritz Bagi teman2 yang dapat award silakan mngikuti petunjuk dibawah ini ^_^ Sebelum teman2 meletakan link -link di atas, hapus terlebih dahulu peserta no 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Peserta nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 jadi nomor2 dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10), maka juml...

Bicara Tentang Pacaran

"Lebih baik langsung menikah daripada pacaran, aman." Seingatku begitu kata guruku saat berkomentar tentang tren anak muda sekarang : Pacaran. Tak ada yang salah dengan pendapat itu, malah secara sederhana bisa dikatakan benar. Namun saat kata-kata itu diucapkan pada anak-anak usia SMA rasanya terlalu berat. Tentu saja anak SMA belum siap untuk membangun rumah tangga baru diatas kata menikah. Tidur saja masih ikut emak. Selain itu pacaran dianggap banyak sisi negatifnya dibanding yang positif. Sudah sering saya jumpai cewek (saya sebut cewek karena saya anggap belum dewasa) yang hamil disaat masih pacaran. Jadi kesimpulan akhir dari kutipan diawal tadi adalah tidak usah pacaran. Apa sih enaknya pacaran? mungkin hanya manis diawal, saat sang pasangan baru mengatakan cinta. Jalan-jalan berdua, pergi nonton di bioskop, duduk berdua, bermanja-manjaan, bermesraan, atau yang parah sampai ML. Itu sebagian aktifitas saat pacaran yang saya tahu. Tak ada yang istimewa, kita pun bisa j...

Calon Demonstran

Selamat pagi kawan... Ujian Nasional sudah lama berakhir, begitu pula dengan ujian-ujian lain di sekolahku. Masa berburu tempat kuliah juga telah berlalu bagiku (entah bagi kawan-kawan yang lain. he..he..). Kini setiap hari pekerjaanku duduk manis di depan komputer server sebuah warnet kecil. Ya, aku penjaga warnet. Bukannya mau pamer, tapi aku sekedar ingin berbagi kebahagiaan padamu jika kutulis disini aku sudah diterima di jurusan Sastra Jawa Universitas Indonesia . Sebagai orang yang tak pintar aku bisa disebut beruntung diterima di universitas nomor satu di Negeri ini. Dulu aku sama sekali tak berminat masuk UI. Aku menganggap jika yang masuk UI orang-orang pintar saja pasti disana membosankan. Yang terbayang di kepalaku saat itu UI penuh dengan orang-orang berwajah tegang yang hanya belajar belajar dan beelajar. Kupikir dulu di sana mahasiswanya ga' gaul dengan dunia perpolitikan negeri. Padahal aku ini hobi, minat, dan peduli pada bidang itu. Semua anggapanku h...